HUJAN SETAHUN SEKALI

Standard

Subhanallaah sudah 3 hari hujan menyirami Doha. Bagaimana tidak senang dan bersyukur karena rahmat Allah yang satu ini sungguh jarang datang ke negeri ini. Mungkin hanya setahun sekali di saat musim dingin. Berdasarkan prakiraan cuaca, akan berlangsung selama 4 hari.

Teringat hujan pertama kali yang aku rasakan di Qatar pada Desember 2004. Agak bingung juga, sebagai pendatang baru di tanah Arab, koq bisa turun hujan sederas ini. Ketika itu aku sedang berada di dalam taksi saat hujan semakin deras. Pengemudi taksi -seorang Pakistani- menyalakan radio yang menyiarkan berita dalam bahasa Arab. Sang pengemudi menjelaskan dalam bahasa Inggris -agak kurang fasih nampaknya- bahwa terjadi gempa di Indonesia. Aku tidak begitu terkejut karena memang sudah biasa di tanah airku terjadi gempa-gempa kecil. Jadi aku anggap saja berita biasa. Tidak lama kemudian telepon genggamku berbunyi, menandakan sebuah pesan masuk. Astaghfirullah… terkejut membaca isi pesan dari seorang teman untuk menonton CNN bahwa terjadi gempa besar di Aceh.

Setelah tiba di rumah langsung kunyalakan TV, sungguh hancur hatiku melihat berita-berita yang menggambarkan kota Aceh tersapu air laut hingga porak poranda.

~~~~

Di Qatar, hujan merupakan peristiwa dalam setahun yang dapat dihitung dengan jari. Pernah suatu kali ketika sedang di kelas bahasa Arab, hujan turun rintik-rintik, seketika itu juga guruku yang berkebangsaan Qatar lari keluar kelas sambil menari-nari di bawah rintik hujan. Anak sulungku juga bercerita demikian bahwa saat hujan turun ketika pelajaran berlangsung, siswi-siswi asal Qatar berlarian keluar kelas seraya tertawa gembira. Anak bungsuku pun cerita hal yang sama bahwa dia dan teman-temannya dibiarkan berlari keluar kelas untuk menikmati guyuran hujan yang hanya sebentar. Tulisan teman-teman di Qatar pada situs jejaring sosial pun hampir sama: menikmati hujan di negeri orang…

Saking jarangnya hujan turun mereka asyik berbasah-basahan

Sementara hujan merupakan hal biasa di tanah airku bahkan seringkali menjadi bencana banjir. Teman-temanku di tanah air akan menulis statusnya di situs jejaring sosial dengan keluhan bahwa hujan membuat macet lalu lintas, aktifitas jadi terhambat karena hujan dan sederet keluhan lain yang disebabkan oleh hujan.

Rahmat Allah swt dalam bentuk yang sama dapat diterima berbeda-beda sikap dan rasa oleh makhlukNya tergantung pada siapa yang menerimanya. Walau demikian tentu Allah swt Maha Tahu atas segala rahmat yang Dia anugerahkan bagi hamba-hambaNya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s